KPK Memangil Direktur Operasional Bulog Berkaitan Suap Distribusi Gula

KPK menyebut direktur operasional Bulog Tri Wahyudi Saleh berkaitan masalah sangkaan suap distribusi gula. Tri dipanggil jadi saksi untuk terduga I Kadek Kertha Seperti. “Dicheck jadi saksi untuk terduga IKL (I Kadek Kertha Seperti),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada wartawan, Selasa (17/12/2019). KPK menyebut 2 orang yang lain jadi saksi untuk I Kadek. Mereka ialah Kadiv Keuangan PTPN III Holding, Linda serta satu orang staf PT MFT, Sumarli.

Baca juga : Samsung Galaxy Fold Akan Dipasarkan Senilai 30 Juta Lebih

Dalam masalah ini, KPK memutuskan tiga orang terduga suap, yaitu I Kadek Kertha Seperti bersama dengan Dirut PTPN III nonaktif Dolly Pulungan jadi penerima. Sedang jadi pemberi, ada Pieko Nyotosetiadi sebagai pemilik PT Fakar Mulia Transindo. Dolly disangka terima suap dari Pieko sejumlah SGD 345 ribu. Pemberian suap itu berkaitan pembagian gula. “Uang SGD 345 ribu disangka adalah fee berkaitan dengan distribusi gula yang terhitung ruangan cakupan pekerjaan PTPN III (Persero), dimana DPU (Dolly Pulungan) adalah Direktur Penting di BUMN itu,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (3/9).