Pengacara Nyatakan Mulan Jameela Gak Berkaitan Investasi Bodong MeMiles

Pengacara anggota DPR Mulan Jameela, Ali Lubis, meluruskan kabar perihal ramai beberapa berita investasi bodong MeMiles. Ali menyatakan Mulan tak ikut serta dalam perkara investasi bodong itu. Ali menjelaskan perihal kontrak persetujuan kerja sama di antara faksi koordinator bakat dengan Republik Cinta Manajemen (RCM) . Dalam persetujuan nomor 020/SMS/RCM/MJ/XII/20 itu, kata Ali, diterangkan terkait hak serta keharusan faksi ke dua sebagaimana berikut :

1. Faksi ke dua punya hak mendapat bayaran sesuai sama keputusan masalah 3 terkait cost pementasan serta tata trik pembayaran.
2. Faksi ke dua punya hak terima ticket pemberangkatan serta pulangnya.
3. Seandainya faksi pertama tak lakukan pembayaran sesuai sama masalah 3, karenanya faksi ke dua bisa melaksanakan penundaan keberangkatan ketujuan area acara.
4. Apabila faksi ke dua berhalangan datang, bakal diberitahu ke faksi pertama sebelum 21 hari acara.
5. Faksi ke dua bertanggung-jawab atas billing dll pada rombongan faksi ke dua.

Tidak hanya itu, dalam persetujuan kerja sama itu pun, menurut Ali, tidaklah ada satu lantas yang memaksa Mulan mengendorse MeMiles. ” Kalau berdasar pada persetujuan kerja sama itu Mulan Jameela cuma Tampil jadi Performer atau Pengisi Acara, ” kata Ali dalam info terdaftar, Sabtu (11/1/2020) . Ali setelah itu bicara bab framing yang menekan Mulan. Ia memohon tidaklah ada yang menghakimi Mulan dalam perkara investasi bodong MeMiles.

Baca juga : Jumras Jadi Terduga, Gubernur Sulsel : Kita Punyai Klub yang Gak Pengin Mengerti

Berkaitan ide pemanggilan Mulan oleh Polda Ja-tim, Ali mengusik bab hak imunitas anggota DPR. Pemanggilan Mulan, kata Ali, mesti miliki izin presiden. Kalau berkaitan dengan ide pemanggilan pada konsumen saya oleh faksi yang berwajib, karenanya tak dapat serentak dilaksanakan pemanggilan lantaran sekarang ini Mulan Jameela jadi anggota DPR RI yang mempunyai hak imunitas yang dikasihkan oleh UU MD3 serta mesti mempunyai izin terdaftar dari presiden, ” kata ia.

Awal mulanya, Polda Jawa Timur membuka perkara investasi bodong MeMiles. Investasi ini dikatakan udah mempunyai 264 ribu nasabah atau anggota. Tidak hanya itu, dalam praktiknya, MeMiles pun berikan iming-iming hadiah spektakuler serta gak rasional pada nasabah. Umpamanya saja cuma investasi beberapa ratus ribu, nasabah bisa bawa pulang beberapa barang elektronik seperti TV, Kulkas, sampai AC.

Perihal ini lah yang bikin peminat MeMiles melompat. Dalam 8 bulan tersebar, MeMiles udah menyimpan omzet Rp 750 miliar. Polisi lantas mengambil uang keseluruhan Rp 122 Miliar yang ada di rekening khusus. Polisi pun memberitakan beberapa nama artis yang dipanggil berubah menjadi saksi perkara investasi bodong MeMiles. Ada empat artis yang udah memperoleh surat panggilan berubah menjadi saksi.

Keempatnya ialah EDM atau Eka Deli Mardiyana, MT atau Marcello Tahitoe alias Ello, AN atau Adjie Notonegoro serta J atau Judika. Tidak hanya itu, ada sejumlah inisial artis yang lain yang dikira ikut serta dalam perkara ini salah satunya TM, ID, ZG, UGB, serta MJ.