Tito Bicara Penyusunan Kampung Ke Anies, PKS DKI Kaitkan Dengan Sifat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berkata perihal penyusunan kampung terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menyikapi hal semacam itu, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta mengatakan ada jalinan erat di antara penyusunan kota dengan pembangunan sifat masyarakatnya.

” Kan bangun satu negeri yaitu bangun masyarakatnya. Bangun penduduk itu yaitu bermakna bangun sifat orangnya. Bangun sifat kurang sehari-dua hari, sebulan-dua bulan. bahkan juga setahun-dua tahun, itu kurang. Bila bangun taman itu ringan. Setelah itu demikian diberdirikan, dirapikan, namun saat hadir orang yang sifatnya rusak, maka dapat jadi rusak, ” kata Penasehat Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, terhadap wartawan, Selasa (26/11/2019) .

Baca juga : Dua Remaja Meninggal Dunia Terbenam Di Sungai Kali Besar Kota Tua Jakarta

Suhaimi mengaku penyusunan kampung lusuh sebagai pekerjaan yang wajib diakhiri oleh Anies. Ia yakin tersisa saat jabatan Anies 2, 5 tahun bisa menanggulangi soal itu. Ya itu berubah menjadi kendala terhadap Pak Gubernur, buat membereskan Jakarta. Pak Gubenrur ini udah 2, 5 tahun, mempunyai arti awal mulanya sudah ada. Jadi disaat diungkapkan begitu, jadi yaitu berubah menjadi kendala juga sekaligus memajukan Pak Gubernur serta barisannya, termasuk juga DPRD yang mengambil keputusan biaya buat memikir serius mengatas soal kampung lusuh, ” ujar Suhaimi.

Seterusnya, Suhaimi kembali memperingatkan utamanya pembangunan sifat. Ia menganjurkan Anies membuat rencana pergerakan dalam bangun sifat penduduk di DKI Jakarta. ” Bila satu bangun, seribu menyebabkan kerusakan kan kritis. Ditambah lagi bila yang bangun satu, seribu menyebabkan kerusakan. Oleh sebab itu, kampung lusuh umpamanya. Atau tata urus kebersihan itu kembali terhadap sifat orang, kendala yang wajib dijumpai yaitu tantagan pembangunan sifat orang. Dalam bahasa agamanya yaitu pembentukan akhlak, ” katanya.